16
June
2008

Tak banyak yang mampu diceritakan dalam kisah Dealovy sebulan kemarin. Namun sebulan ke depan dan seterusnya, begitu banyak “pe-er” dan impian yang ingin aku wujudkan dan tunjukkan ke Uda, “Uni bisa!”. Yup..selama lima hari terakhir, kata semangat ini kini selalu terngiang-ngiang di telingaku dan selalu menjadi tameng jika percikan api mulai muncul.

Memang tidak mudah untuk bisa meraih kondisi normal sewajarnya setelah apa yang selalu terjadi selama ini. Ketegasan Uda waktu itu mampu membuat diriku menciut, tidak lagi memikirkan keegoisan sebagai cewek dan memaksakan kehendak. Aku coba berpikir dan bertingkah laku dengan cara Uda sekarang. Dan satu yang terpenting, aku harus mengurangi ketergantunganku kepada diri Uda. Uni bisa!

Meski ada pahitnya, manis yang kurasakan bersama saat Uda ulang tahun di awal bulan, semacam terapi yang mampu membuat kami berdua untuk berpikir jernih jika ada ganjalan. Tak peduli berapa kali berontaknya Uda, cepat marahnya Uda yang sekarang (dulu ‘ga pernah), tidak aku tanggapi dengan emosi lagi tapi memakluminya sebagai bentuk ekspresi “sensitivitas” Uda akan trauma yang berkepanjangan. Uni bisa!

Satu yang sekarang selalu menjadi kebiasaanku di saat sepi mulai menyerang, aku berbicara sendiri dengan foto Uda. Ganjalan, curhat, happy, introspeksi, semua tertuang disana untuk disampaikan nanti. Meski mungkin tak tersampaikan juga, aku yakin jika batinku kuat saat itu, bukan tidak mungkin lagi chemistry-lah yang akan sampai ke Uda yang jauh disana. Cara lain berkomunikasi. Uni bisa!

Uni bisa! Uni bisa! Uni bisa! :)

Note for Uda : Thanks for being my first kiss,Cha :-*


16
June
2008

Tanggal 16 bulan ini adalah bulan terakhir di tahun ke-dua perjalanan Dealovy. Bulan depan Dealovy akan genap berusia 2 tahun. Ya, dua tahun.

Kenangan paling berarti bulan ini terjadi di awal bulan. Bulan ini adalah bulan kelahiranku, kedatangan Uni ke Jakarta untuk merayakan ulang tahunku telah meninggalkan sebuah cerita dan arti yang tidak akan pernah kami lupakan selamanya. Bahkan beberapa hari berikutnya sejak kedatangan Uni aku sering didera siksaan deja vu.

Perubahan juga kembali terjadi. Uni mulai memposisikan dirinya –seiring dengan selangkah demi selangkah pengertian yang mulai merasuk di hatinya. Namun aku malah melakukan sebaliknya, menebar beberapa sikap kekanakan akibat sisa rasa takut dan ketidakpercayaan. Dalam beberapa perselisihan ringan, kali ini Uni lebih sering berada dalam posisi mengingatkan.

Ada sebuah mimpi yang sempat kami sampaikan dalam satu obrolan. Kami ingin tahun ke-tiga nanti merupakan tahun bagi kami untuk melangkah ke pelaminan. Ulang tahun Dealovy ke-tiga kami rayakan dibarengi dengan saat-saat penantian terlahirnya penghuni baru Dealovy. Dealovy kecil yang kami harapkan tidak lahir sendiri.

Semoga harapan itu menjadi nyata. Aammiin….


5
June
2008

Sebuah kepuasan yang berarti untuk membuat seseorang merasa happy di hari ulang tahunnya :-)

Happy BDay,Cha

Happy B’Dayz, UCha :-* Hope the gift can make U gonna be the strongest fighter more and more…….